BAB
II
LANDASAN
TEORI
A.
Sistem
Informasi Manajemen
1.
Sistem
Menurut
Prof.Dr.Mr.S. Prajudi Atmosudirdjo (1979) yang dikutip oleh Drs. Moekijat
(1986) sistem adalah sebagai berikut :
Sistem adalah setiap sesuatu yang
terdiri atas obyek-obyek, atau unsur-unsur, atau komponen-komponen yang
bertata-kaitan dan bertata-hubungan satu sama lain sedemikian rupa sehingga
unsure-unsur tersebut merupakan suatu kesatuan pemrosesan atau pengolahan
tertentu.
Dalam
Kamus Administrasi Perkantoran yang
dikutip oleh The Liang Gie (1979) adalah :
Sistem adalah suatu rangkaian
prosedur yang telah merupakan suatu kebulatan untuk melaksanakan sesuatu
fungsi.
Sistem
berdasarkan The Encyclopedia of
Management adalah suatu susunan yang teratur dari kegiatan-kegiatan yang
saling tergantung dan prosedur-prosedur yang berhubungan, yang melaksanakan dan
memudahkan pelaksanaan kegiatan utama dari suatu organisasi.
|
|
Jadi, sistem adalah suatu komponen-komponen jaringan
kerja yang saling berkaitan, berhubungan, dan bergantung satu sama lain yang
melaksanakan dan memudahkan pelaksanaan kegiatan utama dari suatu organisasi.
2.
Informasi
Menurut
Gordon B. Davis yang dikutip oleh Moekijat (1986) adalah sebagai berikut :
Informasi adalah data yang telah
diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai
yang nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang
atau keputusan-keputusan yang akan datang.
Informasi
menurut George R. Terry (1962) yang dikutip oleh Moekijat (1986) adalah sebagai
berikut :
Informasi adalah data yang penting
yang memberikan pengetahuan yang berguna.
Jadi,
informasi adalah data penting yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang
memberikan pengetahuan yang berguna.
Kualitas informasi yang baik
(Jogiyanto HM,1995:8) adalah :
a.
Akurat
Informasi harus bebas dari
kesalahan dan tidak bisa atau menyesatkan serta harus menjamin kemungkinan
banyak terjadi gangguan atau noise yang
dapat mengubah informasi tersebut.
b.
Tepat Waktu
Informasi yang datang pada penerima
tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah using tidak akan mempunyai nilai
karena informasi merupakan landasan dalam pengambilan keputusan. Jika
penambilan keputusan terlambat maka akan berakibat fatal terhadap organisasi.
c.
Relevan
Informasi tersebut sangat mempunyai
manfaat bagi yang memerlukan. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang atau
bagian yang satu dengan yang lainnya adalah berbeda.
3.
Sistem
Informasi
Sistem
informasi didefinisikan oleh Robert A. Leicth dan Roscoe Davis (1983) yang
dikutip oleh Jogiyanto HM (1995) sebagai berikut :
Sistem
informasi adalah suatu sistem di dalam organisasi yang mempertemukan kebutuhan
pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan
kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu
dengan laporan-laporan yang diperlukan.
4.
Manajemen
Manajemen
dapat dipandang baik sebagai proses maupun sebagai orang dikatakan bahwa
manajemen adalah :
a.
Proses penggunaan sumber daya efektif
untuk mencapai sasaran.
b.
Pejabat pimpinan yang bertanggung jawab
atas jalannya instansi atau organisasi.
5.
Sistem
Informasi Manajemen
Menurut
George M. Scoot (1986) yang dikutip oleh Jogiyanto HM (1995) adalah :
Sistem
informasi manajemen adalah kumpulan dan sistem-sistem informasi yang
bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menghasilkan informasi
yang berguna bagi semua tingkatan manajemen dalam kegiatan perencanaan
pengendalian.
B.
Sistem
Pengolahan Data
Waktu
merupakan salah satu faktor yang paling penting dalam pengolahan data, maka
harus digunakan alat-alat untuk mempercepat jalannya pengolahan data tersebut,
yang tentunya memerlukan suatu prosedur pengolahan, serta para staf yang mampu
melaksanakan seluruh tahapan pengolahan data, mulai dari perekaman data,
pengumpulan data, pemasukan data, perhitungan-perhitungan sampai pada pembuatan
laporan/informasi yang diinginkan, sehingga bisa menghasilakan data yang
informative. Semakin sedikit waktu yang digunakan dalam pengolahan data maka
akan semakin efisien, baik dalam hal waktu, biaya maupun tenaga.
1.
Data
Data
menurut buku Drs. S. Pamuji, M.P.A. yang berjudul Teori Sistem dan Penerapannya dalam Management adalah sebagai
berikut :
Data adalah fakta-fakta yang
dipergunakan sebagai suatu dasar untuk penghitungan dan pengolahan meliputi
serangkaian tindakan-tindakan atau operasi-operasi yang secara pasti mengarah
pada suatu akhir.
Data dapat berupa angka-angka,
huruf-huruf, symbol-simbol khusus atau gabungan darinya. Data diolah menjadi
bentuk yang lebih berguna dan lebih mempunyai arti. Sehingga sifat data berubah
menjadi lebih berguna dan untuk analisis dan pengambilan suatu keputusan.
2.
Pengolahan
Data
Pengolahan
data adalah segala macam pengolahan terhadap data untuk membuat data itu
berguna sesuai dengan hasil yang diinginkan, sehingga dapat segera diperbaiki,
dengan selalu mempertimbangkan waktu yang diperlukan dalam pengolahan.
3.
Sistem
Pengolahan Data
Sistem
pengolahan data adalah suatu satu kesatuan pengolahan data yang saling
berhubungan dan bekerja sama yang terdiri dari peralatan, tenaga pelaksanaan,
prosedur data dan pengolahan data. Sistem pengolahan data yang digunakan
komputer tersebut meliputi tahap-tahap, yaitu sebagai berikut :
a.
Organizing
Recording (Perekaman)
Data yang diperoleh dari luar yang
bisa berupa suatu formulir yang kemudian dimasukkan ke dalam sistem komputer.
b.
Classifing
(Klasifikasi)
Mengadakan klasifikasi terhadap
data yang dimasukkan kedalam komputer yang akan diolah dan dikelompokkan
menurut karakteristik data tersebut.
c.
Sorting
(Pengaturan)
Proses dimana data-data tersebut
diatur menurut urutan baik menurut abjad ataupun huruf.
d.
Calculating
(Perhitungan)
Proses manipulasi data uang
menggunakan perhitungan.
e.
Summarizing
(Penyusunan
Laporan)
Data-data yang telah diolah
kemudian disusun kembali menjadi sebuah laporan, laporan tersebut berupa
rekapitulasi sesuai dengan keinginan pemakai/pencari informasi.
f.
Storing
(Penyimpanan)
Setelah dibuat laporan maka laporan
tersebut kemudian disimpan dalam suatu file dan apabila diperlukan dapat dibuka
kembali.
g.
Retreiving
(Pencarian)
Data yang sudah disimpan kedalam
file dapat dicari dengan mudah dengan cara pemakaian program tertentu.
h.
Reproducing
(Penggandaan)
Data yang dimiliki harus digandakan
untuk di arsip, penggandaan dapat dilakukan dengan cara memfotokopi data
tersebut.
i.
Communicating
(Pembagian)
Data yang sudah digandakan biasanya
dibagikan kepada pihak yang berkompeten untuk dijadikan acuan pengolahan data
atau yang lainnya (Longkutoy. JJ:2000 : 17).
C.
Sistem
Komputerisasi
Komputer
merupakan suatu alat bantu yang mampu untuk melaksanakan tugas-tugas pengolahan
data.
1.
Komputer
Komputer berasal
dari kata to compute yang artinya
hitung. Tetapi apabila istilah komputer ini diartikan ke dalam bahasa Indonesia
secara apa adanya maka seolah-olah kata komputer ini adalah hitung (Lonkutoy.
JJ:1990:24).
Definisi lain
menyatakan bahwa komputer adalah suatu peralatan (mesin) yang melaksanakan
pekerjaan, dikendalikan serta dikontrol oleh instruksi atau program yang
dimasukkan ke dalam memory storage unitnya.
2.
Komputerisasi
Komputerisasi
adalah suatu kegiatan mengolah data yang menggunakan alat bantu komputer.
3.
Sistem
Komputerisasi
Sistem
komputerisasi yaitu suatu kesatuan pengolahan data yang terdiri dari komputer,
data, program, prosedur dan tenaga pelaksana (D. Suryadi H.S,1993:312).
D.
Aspek-aspek
Dasar Sistem Komputerisasi
Aspek-aspek
sistem komputer adalah fasilitas yang secara principal harus ada apabila suatu
usaha sudah melangkah lebih maju dengan menggunakan perakitan sebagai alat
bantu dalam pengolahan data atau pengolahan informasi (D. Suryadi H.S,1993:124).
1.
Aspek
Teknis
a.
Perangkat Keras (Hardware)
Hardware
adalah
seperangkat alat-alat elektronika yang berupa mesin-mesin atau
komponen-komponen yang secara lahiriah ada dan bisa dilihat (D. Suryadi H.S,1993:125).
b.
Perangkat Lunak (Software)
Software
adalah
komponen dalam data processing system yang
berupa program-program dan teknik-teknik lain untuk mengontrol sistem (D.
Suryadi H.S,1993:384).
c.
Brainware
Brainware
adalah
manusianya yang akan menangani proyek tersebut. Brainware digolongkan kepada jabatan-jabatan inti sebagai berikut :
1)
Sistem analisis yaitu orang yang akan
membangun fasilitas sistem desain.
2)
Programer
yaitu
mereka yang akan menyusun instruksi bagi komputer.
3)
Operator
yaitu
mereka yang akan menangani secara langsung pengolahan datanya.
4)
Data Entry
Operator yaitu mereka yang akan melakukan pengurusan terhadap data yang
diolah dari pengumpulan data, perekaman data hingga kepada pemeriksaan dan
pengiriman informasi yang dihasilkan oleh komputer.
2.
Aspek
Non Teknis
a.
Dukungan Manajemen
Pada hakekatnya merupakan sistem
pengolahan data yang menggunakan alat bantu komputer dalam satu instansi, untuk
membantu mendapatkan informasi bagi kepentingan manajemen dalam rangka
pengambilan keputusan. Apabila hal ini tidak didasari oleh manajemen bararti
tidak adanya dorongan atau support dari pemimpin, maka tujuan pengadaan
peralatan komputer dalam suatu instansi yang bersangkutan akan sia-sia.
b.
Dukungan Disiplin
Adapun sistem komputerisasi
dilaksanakan dalm organisasi perusahaan atau instansi adalah untuk membantu
pengolahan informasi bagi manajemen didalam pengambilan keputusan. Apabila hal
ini tidak didasari oleh manajemen, bararti tidak ada atau kekurangan support
dari para pemimpin, berarti pengadaan peralatan komputer akan sia-sia.
E.
Sistem
Pemrograman
1.
Program
Program adalah susunan instruksi yang
logis untuk komputer, yang ditulis/disusun dalam bahasa yang dikenal oleh komputer
(Longkutoy. JJ,1990:70).
2.
Pemrogram
Pemrogram adalah orang atau tim
yang bertugas membuat program aplikasi (Linda Marlinda,2004:3).
3.
Pemrograman
Pemrograman merupakan kegiatan
menulis kode program yang akan dieksekusi oleh komputer (Jogiyanto. HM,1995:582).
4.
Sistem
Pemrograman
Sistem pemrograman adalah pembuatan
program untuk keperluan sistem internal komputernya sendiri (Eko Nugroho,1992:7).
F.
Analisa
Sistem
Dalam
menerapkan sistem informasi terlebih dahulu perlu dilakukan analisis sistem,
hal ini dimaksudkan agar sistem benar-benar berguna dalam suatu kerangka
organisasi tertentu. Analisis sistem merupakan suatu upaya untuk mencari secara
spesifik hal-hal yang dibutuhkan dalam suatu sistem baik oleh pemakai sistem
maupun ruang lingkup pekerjaan sistem. Dalam melakukan analisis sistem seorang
analis sistem harus melakukan penelitian secara umum sebelum melakukan analisis
secara terperinci.
Analisis
sistem (sistem analysis) adalah
penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian
komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi
permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang
terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya
(Jogiyanto HM,1999:129).
Analisis sistem mempunyai empat
tahapan yaitu :
1.
Analisi Pendahuluan
2.
Penyusunan pelaksanaan analisis sistem
3.
Pelaksanaan analisis sistem
4.
Penyusunan laporan hasil analisis system
G.
Sistem
Database
Menurut Linda Marlinda
(2004:8) Basis Data adalah suatu susunan/kumpulan data operasional lengkap dari
suatu organisasi/ perusahaan yang diorganisir/dikelola dan disimpan secara
terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu menggunakan komputer sehingga
mampu menyediakan informasi optimal yang diperlukan pemakainya.
Istilah-istilah yang
dipergunakan didalam Sistem Basis Data
( Linda marlinda, 2004:11) yaitu :
1.
Enterprise yaitu suatu bentuk
Organisasi
2.
Entitas yaitu suatu obyek yang dapat dibedakan dengan objek lainnya
yang dapat diwujudkan di dalam basis data.
3.
Atribute/file yaitu karakteristik entitas tertentu.
4.
Data value yaitu merupakan data actual atau informasi yang
disimpan di tiap data elemen atau
attribute.
5.
Record/Tupple yaitu kumpulan isi elemen data (atribute) yang
saling berhubungan menginformasikan tentang suatu entity secara lengkap.
6.
File yaitu kumpulan record sejenis yang mempunyai panjang
elemen dan atribute yang sama, namun berbeda–beda data valuenya.
7.
Kunci elemen data yaitu sebagai tanda pengenal yang
secara unik mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas.
8.
Database Management Sistem (DEMS), kemudian file yang
berkaitan bersama dengan program untuk pengelolaannya.
H.
Desain Sistem
Ada banyak pengertian mencapai desain
sistem, diantaranya oleh Jogiyanto H.M (1999:197) memberikan arti desain sistem
sebagai berikut :
1.
Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem.
2.
Pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional.
3.
Persiapan rancang bangun implementasi.
4.
Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk yang dapat
berupa penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari
beberapa elemen yang terpisah kedalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi.
5.
Termasuk menyangkut mengkonfigurasi dari komponen-komponen
perangkat lunak dan perangkat keras yaitu sistem.
I.
Kamus Data
Kamus data atau disebut juga dengan istilah system daya dictionary adalah katalog, fakta tentang data dan
kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu sistem (Jogiyanto H.M,2005:725).
Kamus data pertama berbasis dokumen. Kamus data itu tersimpan dalam bentuk
hardcopy dengan mencatat semua
penjelasan data dalam bentuk tercetak. Walau sejumlah kamus berbasis dokumen
masih ada, praktek yang umum sekarang adalah menggunakan kamus data berbasis
komputer. Pada kamus data berbasis komputer penjelasan data dimasukkan ke dalam
komputer dengan menggunakan data
description language (DDL) dari
sistem manajemen database, sistem
kamus, atau peralatan CASE.
J.
Bagan Alir Sistem (BAS) / Systems Flowchart
Bagan alir sistem (system flowchart)
merupakan bagan yang menunjukkan arus pekerjaan saecara keselurukan dari sistem
(Jogiyanto H.M,1995:796).
Dalam penggambaran dan adanya Bagan Alir Sistem menggunakan simbol-simbol
sebagai berikut :
Tabel
2.1 simbol-simbol
Bagan Alir Sistem (BAS)
Simbol
|
Keterangan
|
![]() |
Storage / hardisk atau mewakili sebuah
file
|
Proses yang terjadi dalam proses
komputer
|
|
Menggambarkan arus data, proses data
dan pembacaan data
|
|
Pembacaan Data
|
|
Perekaman Data
|
Sumber : Analisis dan Desain, Jogiyanto HM, 1995
K.
Diagram
Arus Data (DAD)/ Data Flow of Diagram (DFD)
Diagram Arus
Data adalah diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus
dari data sistem dan merupakan alat yang digunakan pada metodologi pengembangkan
sistem yang terstruktur (Jogianto.HM,1995:78). Di bawah ini simbol-simbol yang digunakan dalam penggambaran dan
penyusunan Diagram Arus Data :
Tabel 2.2. Simbol-simbol Diagram Arus Data (DAD)
Simbol
|
Keterangan
|
![]() |
- Proses
penggunaan komputer
|
![]() |
- Proses manual
|
![]() |
- Simbol
Kesatuan luar
- Menunjukkan orang/kelompok
oran /department/organisasi dimluar sistem/sistem lain yang memberi/ menerima
data/informasi
|
- Simbol
Penyimpanan
- Menunjukkan
sebagai simpanan data
|
Sumber : Analisis
dan Desain, Jogiyanto HM, 1995
L.
Bagan
Alir Dokumen (BAD) / Flow of Document
(FOD)
Bagan Alir
Dokumen merupakan bagan alir yang menunjukkan arus dari laporan dan formulir
termasuk tembusan-tembusannya (Jogianto.H.M,1995:80).
Berikut
simbol-simbol yang digunakan dalam penggambaran dan penyusunan Bagan Alir Dokumen :
Tabel 2.3.
Simbol-simbol Flow of Document (FOD)
Simbol
|
Keterangan
|
Menandakan
dokumen, bisa dalam bentuk surat, formulir, buku/bendel/berkas atau catatan
|
|
Multi
dokumen
|
|
Proses
manual
|
|
Proses
yang dilakukan oleh komputer
|
|
Konektor
dalam satu halaman
|
|
Konektor
dalam berbeda halaman
|
|
Untuk
menggambarkan data perarsipan
|
|
Gambaran
aliran data
|
Sumber : Analisis
dan Desain, Jogiyanto HM, 1995
M.
Pemrograman
Delphi
Borland
Delphi merupakan program aplikasi database
berbasis windows. Delphi merupakan perangkat lunak yang dikembangkan oleh
Borland. Kelebihan delphi antara lain mempunyai kemampuan untuk menggunakan
bahasa SQL yang merupakan bahasa Query yang handal, delphi juga dipakai
di internet. Delphi menggunakan bahasa object
pascal sebagai bahasa dasar (Abdul Kadir:2001:1).
Secara
umum kemampuan delphi adalah menyediakan komponen-komponen dan bahasa
pemrograman yang handal sehingga memungkinkan untuk membuat program aplikasi
sesuai dengan keinginan, dengan tampilan dan kemampuan yang canggih.
M.Agus.J.Alam (2005) menjelaskan bahwa delphi
mempunyai beberapa komponen yaitu :
1.
Project
yaitu sekumpulan form, unit dan beberapa hal lain dalam program
aplikasi.
2.
Form yaitu suatu object yang dipakai sebagai tempat bekerja program
aplikasi.
3.
Unit yaitu modul kode program.
4.
Program, program dibangun dari satu unit atau lebih
untuk mengelola project.
5.
Property yaitu yang digunakan untuk
mendefinisikan atribut atau setting suatu object.
6.
Event yaitu suatu kejadian atau
peristiwa yang diterima oleh suatu object.
7.
Method
yaitu
procedure atau perintah yang melekat suatu object.
Tipe data yang bisa
dibaca oleh Delphi ada bermacam-macam, seperti halnya dalam pascal
diantaranya :
1.
Tipe
Integer
Tipe data integer digunakan
untuk menyatakan bilangan yang tidak mempunyai angka desimal. Batas
nilai : -32768 . . 32767 = 1 byte.
2.
Tipe
Real
Tipe data real merupakan
tipe data yang digunakan untuk bilangan yang mempunyai angka desimal.
3.
Tipe
Boolean
Tipe data boolean dipakai
untuk menyatakan data logika, yaitu True (benar)
dan false (salah). Menggunakan
operator : and, or dan not.
4.
Tipe
Character
Tipe data character
digunakan untuk menyatakan karakter satu huruf.
5.
Tipe
String
Tipe data string sering
dipakai untuk menyatakan sederet karakter yang membentuk satu kesatuan.
6.
Tipe
Array
Array
adalah variabel tunggal yang
dapat dipakai untuk menyimpan sekumpulan data sejenis.
7.
Tipe
Record
Tipe data record dipakai
untuk menyimpan sekumpulan data yang mungkin berbeda tipe, tetapi saling
berhubungan.
8.
Tipe
Terenumerasi dan Sub Range
Tipe data terenumerasi dan sub range dipakai untuk menyatakan data berurutan yang bertipe
sama.
9.
Tipe
Ordinal
Tipe ordinal terdiri
atas tipe integer, character, boolean, terenumerasi
dan sub range. Tipe ordinal bersifat terurut.
N.
Pendataan Siswa
1. Pendataan
Menurut Kamus Besar
Bahasa Indonesia (KBBI) adalah :
Pendataan adalah proses, cara, perbuatan mendata, pengumpulan data, pencarian
data (nomina).
2. Siswa
Menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah :
Siswa adalah
murid (terutama pd tingkat sekolah dasar dan menengah); pelajar: -- SMU.
3. Pendataan Siswa
Pendataan siswa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
(KBBI) adalah proses atau cara pengumpulan dan pencarian data pelajar.




gah mbak :D
BalasHapusTYy ye, lumayan buat referensi..
BalasHapus