BAB
IV
ANALISA
DAN PEMBAHASAN MASALAH
A.
Sistem
Yang Sedang Berjalan
1.
Dokumen
Yang Digunakan
Pada sistem yang sedang berjalan,
dokumen yang digunakan adalah sebagai berikut :
a. Formulir
Pendaftaran (FP)
b. Kwitansi
Pembayaran (KP)
c. Buku
Induk Siswa (BIS)
d. Laporan
Data Siswa (LDS)
e. Laporan
Data Mapel (LDM)
f. Laporan
Data Tutor (LDT)
g. Laporan
Data Jadwal (LDJ)
2.
Bagian
Yang Terlibat
Bagian yang terlibat langsung dalam
Sistem Informasi Pusat Bimbingan Belajar SD dan SMP “ZERO SEVEN COURSE”
Sidoharjo adalah sebagai berikut :
a. Sekretaris
b. Direktur
3.
Uraian
Prosedur Manual
a.
Sekretaris
1) Menerima
pendaftaran siswa dan membuat formulir pendaftaran siswa.
2) Formulir
tersebut dikumpulkan untuk dicatat ke Buku Induk Siswa dan dibuat Kwitansi
Pembayarannya.
3) Formulir
pendaftaran diarsipkan.
4) Kwitansi
pembayaran lembar 1 diserahkan kepada siswa, lembar 2 diarsipkan.
5) Sekretaris
membuat Laporan Data Siswa, Laporan Data Mapel, dan Laporan Data Tutor.
6) Laporan
Data Siswa, Laporan Data Mapel, dan Laporan Data Tutor tersebut diserahkan ke
Direktur untuk dicek dan ditandatangani.
7) Mencatat
peserta ke dalam Buku Induk Peserta.
8) Peserta
mengikuti kegiatan bimbel.
9) Sekretaris
membuat daftar hadir siswa dan daftar hadir tutor.
b.
Direktur
1) Menerima
Laporan Data Siswa, Laporan Data Mapel, dan Laporan Data Tutor untuk dicek dan
ditandatangani.
2) Laporan
Data Siswa 1, Laporan Data Mapel 1, dan Laporan Data Tutor 1 diarsipkan dan
lembar 2 diserahkan ke sekretaris.
4.
Flow Of Document ( FOD )
Flow
Of Document (FOD) prosedur sistem manual yang sedang berjalan di Pusat Bimbingan
Belajar SD dan SMP “ZERO SEVEN COURSE” Sidoharjo adalah sebagai berikut :
FLOW
OF DOCUMENT (FOD) SISTEM INFORMASI BIMBINGAN BELAJAR “ZERO SEVEN COURSE” YANG
SEDANG BERJALAN
Sekretaris
|
Direktur
|
|||||||||||
|
|
Gambar 4.1 FOD
Sistem Informasi Bimbingan Belajar “ZERO SEVEN COURSE” yang sedang berjalan.
B.
Masalah
Yang Dihadapi Pada Sistem Yang Sedang Berjalan
Pengolahan data merupakan bagian yang cukup penting
didalam setiap organisasi karena dengan pengolahan data yang baik maka laporan
dan informasi yang dibutuhkan akan segera dapat diperoleh dan mutunya pun akan
menjadi lebih baik.
Pengolahan data siswa di Pusat Bimbingan Belajar SD
dan SMP “ZERO SEVEN COURSE” Sidoharjo masih menggunakan sistem manual, sehingga
dalam pembuatan laporan dan pencarian informasi memerlukan waktu lama. Adapun
kendala dan permasalahan yang dihadapi pada sistem yang sedang berjalan di
Pusat Bimbingan Belajar SD dan SMP “ZERO SEVEN COURSE” Sidoharjo adalah sebagai
berikut :
1. Dalam
pengolahan data masih dengan cara manual sehingga prosesnya berjalan lambat.
2. Akan
memungkinkan terjadinya kesalahan lebih besar dalam pengolahan data, apabila
dikerjakan secara manual.
3. Penyimpanan
data tidak efisien karena banyak memerlukan tempat untuk penyimpanan yaitu
berupa dokumen-dokumen.
C.
Sistem
Baru Yang Di Usulkan
1.
Alasan
Mengusulkan Sistem Baru
Dengan mengamati kendala-kendala yang ada pada
sistem yang sedang berjalan, maka dirasa perlu adanya sistem pengganti yang
bisa menangani kendala tersebut, yaitu dengan komputerisasi. Dengan sistem yang
menggunakan alat bantu komputer sebagai alat pengolah datanya, mampu untuk
menghasilkan semua informasi yang diperlukan oleh pihak Pusat Bimbingan Belajar
SD dan SMP “ZERO SEVEN COURSE” Sidoharjo. Sistem komputerisasi
keistimewaan-keistimewaan antara lain sebagai berikut :
a. Dapat
mengolah data dalam jumlah besar dan dalam waktu yang relatif singkat.
b. Kemungkinan
terjadi kesalahan kecil.
c. Dalam
pencarian data mudah, sehingga dapat memberikan informasi yang cepat, tepat dan
akurat.
d. Dapat
meningkatkan efektif dan efisiensi waktu, tempat dan tenaga.
e. Keamanan
data lebih terjamin.
2.
Tujuan
Diusulkan Sistem Baru
Tujuan diusulkan sistem baru adalah untuk mengatasi
kendala-kendala yang terjadi kekurangan-kekurangan yang ada pada sistem yang
sedang berjalan serta mampu memberikan segala kebutuhan informasi yang
diperlukan oleh Pusat Bimbingan Belajar SD dan SMP “ZERO SEVEN COURSE”
Sidoharjo.
3.
Rancangan
Sistem Baru Yang Diusulkan
Prosedur arus data pada sistem baru yang diusulkan
ini tidak terlalu berbeda dengan sistem sekarang yang sedang berjalan. Adapun
rancangan sistem baru yang diusulkan akan disajikan dengan alat-alat
terstruktur sebagai berikut :
a. Flow Of Document (
FOD )
b. Diagram
Arus Data ( DAD )
c. Bagan
Alir Sistem ( BAS )
d. Kamus
Data Arus Data
4.
Arus
Informasi
Pada dasarnya arus informasi pada sistem yang sedang
berjalan, perbedaannya hanya terletak pada proses pengolahan datanya yang
dilakukan dengan menggunakan komputer dan selain membuat laporan-laporan juga
dapat mengeluarkan infromasi yang ada hubungannya dengan bagian Pusat Bimbingan
Belajar SD dan SMP “ZERO SEVEN COURSE” Sidoharjo serta dapat mencetaknya.
Adapun arus informasi proses pengolahan data yang diusulkan dapat dilihat dalam
Flow Of Document ( FOD ) yang
diusulkan sebagai berikut :
FLOW
OF DOCUMENT (FOD) SISTEM INFORMASI BIMBINGAN BELAJAR “ZERO SEVEN COURSE” YANG
DIUSULKAN
Sekretaris
|
Direktur
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||
![]()
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||
Gambar 4.2 FOD
Sistem Informasi Bimbingan Belajar “ZERO SEVEN COURSE” yang Diusulkan.
DIAGRAM ARUS DATA (DAD)
Sistem
Informasi Pendataan Siswa pada Bimbingan Belajar “ZERO SEVEN COURSE” Sidoharjo
![]()
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Gambar 4.3 DIAGRAM
ARUS DATA (DAD) Sistem Informasi Pendataan Siswa pada Bimbingan Belajar “ZERO
SEVEN COURSE” Sidoharjo
BAGAN
ALIR SISTEM (BAS)
INPUT
DATA SISWA, DATA MAPEL, DATA TUTOR
DAN
DATA JADWAL
|
|||||||||||||||||||||||||||||
![]() ![]() ![]()
Keterangan
:
D1 : File Induk Siswa
D2 : File Induk Mapel
D3 : File Induk Tutor
D4 : File Induk Jadwal
|
|||||||||||||||||||||||||||||
Gambar
4.4 Bagan
Alir Sistem (BAS)
Input Data
Siswa, Data Mapel, Data Tutor dan Data Jadwal.
BAGAN
ALIR SISTEM (BAS)
|
|||
![]() ![]() ![]()
Keterangan
:
D1 : File Induk Siswa
D2 : File Induk Mapel
D3 : File Induk Tutor
D4 : File Induk Jadwal
|
Gambar
4.5 Bagan
Alir Sistem (BAS) Cetak Laporan Data Siswa, Cetak Laporan Data Mapel, Cetak
Laporan Data Tutor, Cetak Laporan Data Jadwal, dan Cetak Kwitansi Pembayaran.
D.
Kamus
Data
1.
Kamus Data : Arus Data
Tahap :
Desain Sistem Secara Terinci
Nama
Arus Data : siswa.db
Bentuk : Field
Kunci : Nomor_Siswa
Struktur
Data :
Tabel 4.1 Siswa
Field
|
Type
|
Size
|
Key
|
Nomor_Siswa
|
A
|
10
|
*
|
Nama_Siswa
|
A
|
20
|
|
Jenis_Kelamin
|
A
|
10
|
|
Alamat
|
A
|
30
|
|
No_Telepon
|
A
|
15
|
|
Agama
|
A
|
10
|
|
Tgl_Lahir
|
D
|
||
Mapel1
|
A
|
20
|
|
Mapel2
|
A
|
20
|
|
Mapel3
|
A
|
20
|
|
Mapel4
|
A
|
20
|
|
Mapel5
|
A
|
20
|
|
Biaya_Masuk
|
A
|
15
|
|
Tahun_Masuk
|
A
|
4
|
2.
Kamus Data : Arus Data
Tahap :
Desain Sistem Secara Terinci
Nama
Arus Data : tutor.db
Bentuk : Field
Kunci : Kode_Tutor
Struktur
Data :
Tabel 4.2 Tutor
Field
|
Type
|
Size
|
Key
|
Kode_Tutor
|
A
|
10
|
*
|
Nama_Tutor
|
A
|
30
|
|
Kode_Mapel
|
A
|
10
|
|
Nama_Mapel
|
A
|
20
|
|
Jenis_Kelamin
|
A
|
10
|
|
Alamat
|
A
|
30
|
|
Agama
|
A
|
10
|
|
No_Telepon
|
A
|
15
|
3.
Kamus Data : Arus Data
Tahap :
Desain Sistem Secara Terinci
Nama
Arus Data : mapel.db
Bentuk : Field
Kunci : Kode_Mapel
Struktur
Data :
Tabel 4.3 Mapel
Field
|
Type
|
Size
|
Key
|
Kode_Mapel
|
A
|
10
|
*
|
Nama_Mapel
|
A
|
20
|
|
Kode_Tutor
|
A
|
10
|
|
Nama_Tutor
|
A
|
30
|
4.
Kamus Data : Arus Data
Tahap :
Desain Sistem Secara Terinci
Nama
Arus Data : jadwal.db
Bentuk : Field
Kunci :
Struktur
Data :
Tabel 4.4 Jadwal
Field
|
Type
|
Size
|
Key
|
Nomor_Siswa
|
A
|
10
|
*
|
Nama_Siswa
|
A
|
20
|
|
Kode_Mapel
|
A
|
10
|
|
Nama_Mapel
|
A
|
20
|
|
Kode_Tutor
|
A
|
10
|
|
Nama_Tutor
|
A
|
30
|
|
Hari
|
A
|
10
|
|
Jam
|
A
|
10
|
E.
Relasi
Antar File
|
Nama_Tutor
Kode_Mapel
Nama_Mapel
Jenis_Kelamin
Alamat
Agama
No_Telepon
|
|
![]() |
|||||
mapel.db
|
Nama_Mapel
Kode_Tutor
Nama_Tutor
|
Gambar 4.5 Relasi
Antar File
F.
Tampilan
Program
1.
Tampilan
Form Login

Gambar 4.7 Tampilan
Form Login
2.
Tampilan
Form Menu Utama

Gambar 4.8 Tampilan
Form Menu Utama
3. Tampilan Form Input dan Output
a.
Tampilan Form Input
1)
Tampilan Form Input Data Siswa

Gambar 4.9 Tampilan
Form Input Data Siswa
2)
Tampilan Form Input Data Tutor

Gambar 4.10 Tampilan
Form Input Data Tutor
3)
Tampilan Form Input Data Mapel

Gambar 4.11 Tampilan Form Input Data
Mapel
4)
Tampilan Form Input Jadwal

Gambar 4.12 Tampilan Form Input Jadwal
5)
Tampilan Form Input Pencarian Data Siswa

Gambar 4.13 Tampilan Form Input Pencarian
Data Siswa
6)
Tampilan Form Input Pencarian Data Mapel

Gambar 4.14 Tampilan Form Input Pencarian
Data Mapel
7)
Tampilan Form Input Pencarian Data Tutor

Gambar 4.15 Tampilan
Form Input Pencarian Data Tutor
8)
Tampilan Form Input Pencarian Jadwal

Gambar 4.16 Tampilan
Form Input Pencarian Jadwal
b.
Tampilan Form Output
1)
Tampilan Output Cetak Data Siswa

Gambar 4.17 Tampilan
Output Cetak Data Siswa
2)
Tampilan Output Cetak Data Mapel

Gambar 4.18 Tampilan
Output Cetak Data Mapel
3)
Tampilan Output Cetak Data Tutor

Gambar 4.19 Tampilan
Output Cetak Data Tutor
4)
Tampilan Output Cetak Jadwal

Gambar 4.20 Tampilan
Output Cetak Jadwal
5)
Tampilan Output Cetak Kwitansi Pembayaran

Gambar 4.21 Tampilan
Output Cetak Kwitansi Pembayaran
4.
Tampilan
Form Ganti Password

Gambar 4.22 Tampilan Form Ganti
Password
5.
Tampilan
Form Programmer

Gambar 4.23 Tampilan
Form Programmer
G.
Desain
Sistem
Desain sistem digunakan untuk memberikan gambaran
yang jelas tentang rancang bangun pada pemrograman komputer dan ahli teknik
lainnya yang mempunyai hubungan dengan pelaksanaan sistem yang baru.
1. Database
Database adalah
kumpulan file-file data yang mempunyai
kaitan suatu file yang lain, sehingga
membentuk suatu rancang bangun data untuk memberikan informasi suatu instansi
dalam batas tertentu.
2. Desain
Dialog Layar
Desain dialog layar menjelaskan tentang gambaran
program yang akan ditampilkan pada saat program dijalankan. Berikut desain
dialog layar untuk program aplikasi Sistem Informasi Pendataan Siswa pada Pusat
Bimbingan Belajar SD dan SMP “ZERO SEVEN COURSE” Sidoharjo menggunakan Borland
Delphi.
Dari desain dialog layar tersebut tampak bahwa
aplikasi yang dirancang dengan beberapa tampilan menu utama berisi beberapa
submenu, dari gambaran diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Menu
Utama
Merupakan
sebuah tampilan menu utama memuat Menu Input Data, Menu Cari, Menu Cetak, dan
Menu About.
2. Input Data
Berisi
tentang tampilan Data Siswa, Data Tutor, Data Mapel, Data Jadwal.
3. Cari
Berisi
tentang tampilan Jadwal, Data Siswa, Data Tutor, Data Mapel.
4. Cetak
Berisi
tentang tampilan data siswa bimbel, data tutor bimbel, data maple bimbel,
jadwal bimbel.
5. Tool
Berisi
tentang tampilan ganti Password.
6. About
Berisi
tentang tampilan Programmer.
H.
Pendukung
Sistem yang diusulkan
Hambatan-hambatan yang dihadapi pada sistem baru
yang diusulkan di sistem pengolahan data secara komputerisasi pada Pusat
Bimbingan Belajar SD dan SMP “ZERO SEVEN COURSE” Sidoharjo antara lain :
1.
Perangkat
Keras (Hardware)
Perangkat
keras yang dibutuhkan berupa komputer dengan spesifikasi tertentu. Perawatan Hardware
juga merupakan factor yang harus diupayakan agar Hardware dapat bertahan lama dan tidak cepat rusak. Dengan demikian
perawatan-perawatan Hardware membutuhkan
konsentrasi dan dana yang tidak sedikit.
2.
Perangkat
Lunak (Software)
Perangkat
lunak merupakan suatu program aplikasi dari sistem yang diusulkan yang
memerlukan biaya, selain program aplikasi, juga dibutuhkan software lain untuk mendukung sistem ini.
3.
Manusia
atau Tenaga Pelaksana (Brainware)
Brainware merupakan
tenaga yang akan menangani atau mengolah sistem komputer ini. Untuk itu maka
pihak Pusat Bimbingan Belajar SD dan SMP “ZERO SEVEN COURSE” Sidoharjo perlu
menambah tenaga kerja yang berpengalaman tentang komputer atau memberikan
pelatihan kepada karyawan yang menangani bagian komputer tersebut. Bagi
karyawan yang menangani komputer ini harus betul-betul tahu tentang software dan hardware yang ada, karena akan berpengaruh terhadap baik tidaknya
suatu perawatan yang dilakukan, hambatan dalam hardware biasanya terjadi karena kurang disiplinnya karyawan dalam
menghadapi sistem yang sedang ada sehingga mengakibatkan sistem tidak berjalan
sesuai dengan rencana.
4.
Waktu
Penyesuaian
Waktu
Penyesuaian yaitu waktu yang dibutuhkan umtuk menyesuaikan dioperasikannya
sistem bari. Sistem baru ini dioperasikan bersamaan dengan sistem yang lama,
hal ini dilakukan agar tidak terjadi proses peralihan yang mendadak antara
sistem yang lama dengan sistem yang baru untuk menghindari hal-hal yang tidak
diinginkan. Penyesuaian sistem baru memerlukan waktu dan tergantung dari
karyawan yang mengelolanya. Hambatan yang terjadi dimungkinkan karena kurang
disiplinnya operator dalam menangani
sistem baru yang diusulkan.
I.
Kelayakan
Sistem
Untuk menentukan kelayakan sistem dapat digunakan
penilaian kelayakan yang ada, sedang yang penulis gunakan ada beberapa
penilaian kelayakan yang kiranya dapat menggambarkan bahwa sistem ini sudah
layak.
1.
Penilaian
Kelayakan
Untuk
penilaian kelayakan yang dilakukan untuk menjawab pertanyaan teknis, kelayakan
operasional dan kelayakan hukum.
a. Kelayakan
Teknis
Kelayakan
teknis digunakan untuk menjawab pertanyaan “Apakah teknologi ini nantinya dapat
digunakan di sistem yang baru?”. Dan untuk menjawabnya perlu mempertimbangkan
hal-hal sebagai berikut :
1)
Ketersediaan Teknologi
Setelah
dilakukan beberapa pengamatan dapat diambil kesimpulan bahwa teknologi yang
dibutuhkan sistem ini mudah diperoleh karena tersedia dibeberapa instansi yang
menjual teknologi sistem ini.
2)
Ketersediaan ahli yang mengoperasikan
Setelah
teknologi yang diperlukan tersedia, perlu ketersediaan ahli yang
mengoperasikan. Untuk mendapatkan ahli bisa dilakukan dengan mengadakan
pelatihan personil yang lama atau menerima personil baru yang bisa
mengoperasikan sistem ini. Dengan demikian, ketersediaan ahli yang
mengoperasikan sistem ini mudah diperoleh.
b.
Kelayakan Operasional
Penilaian
terhadap kelayakan operasional digunakan untuk mengukur apakah sistem yang ada
bisa dikembangkan nantinya dan dapat dioperasikan dengan baik atau tidak
didalam instansi yang bersangkutan.
2.
Analisa
Perbandingan Waktu
Setelah
penulis melakukan pengujian pada sistem yang baru dengan spesifikasi sebagai
berikut :
a. Komputer : Pentium IV
b. Hardisk : 40 GB
c. RAM : 224 MB
Perbandingan
waktu penyelesaian dalam perekaman data, pencarian data dan pembuatan laporan
sistem yang lama dengan sistem yang baru akan lebih cepat, tepat dan lengkap
serta dari segi keamanan data lebih aman menggunakan sistem yang baru.
3.
Kebutuhan
Perangkat Keras dan Lunak
a. Kebutuhan
Perangkat Keras
Kebutuhan
perangkat keras untuk sistem baru adalah satu unit komputer yang mendukung
sistem dapat beroperasi dan mengikuti perkembangan teknologi, misalnya pada
saat ini spesifikasi komputer sebagai berikut :
1) Mikroprocessor
Pentium IV
2) RAM
256 MB
3) Hardisk
40 GB
4) Monitor
5) Printer
6) Stabilizer
b. Kebutuhan
Perangkat Lunak
Perangkat
lunak yang dibutuhkan adalah :
1) Sistem
operasi windows 98 keatas
2) Software
Borland Delphi 7.0
3) Program
: Sistem Informasi Pengolahan Data Siswa Pada Pusat Bimbingan Belajar SD dan
SMP “ZERO SEVEN COURSE” Sidoharjo.
J.
Implementasi
Sistem
Tahap implementasi sistem adalah merupakan tahap
meletakkan sistem supaya siap untuk dioperasikan. Kegiatan tahap implementasi
dilakukan dengan dasar kegiatan yang telah direncanakan dalam rancangan
implementasi. Kegiatan tahap ini yang dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Pemilihan
Pelatihan Personal
Personil
dapat diambil dari dua sumber, yaitu karyawan yang telah ada pada instansi
tersebut atau calon karyawan. Pemilihan karyawan yang sudah ada merupakan
prioritas utama dengan pertimbangan sebagai berikut :
a. Pemilihan
Personal
Personil
yang dipilih dapat berasal dari semua sumber, yaitu karyawan-karyawan yang
telah ada di instansi atau calon karyawan dari luar instansi tersebut. Disini
penulis memilih karyawan yang ada untuk ditempatkan pada posisi yang baru. Pada
umumnya dengan memilih karyawan yang ada lebih mudah dibandingkan dengan
merekrut karyawan yang baru dari luar instansi, sehingga moral karyawan akan
lebih meningkat untuk posisi baru yang lebih baik, khususnya jika menduduki
posisi pada sistem yang baru.
b. Pelatihan
Karyawan
Personil-personil
baru yang akan menduduki posisi yang baru perlu dilatih untuk mereka yang belum
memahami dan menguasai. Pendidikan personil lebih ditekankan bagaimana kerja
dari sistem yang baru dan apa yang diperoleh dari sistem yang baru. Sedangkan
pelatihan lebih ditekankan bagaimana cara mengoperasikan sistem.
2. Pengetesan
Sistem
Pengetesan
sistem dilakukan untuk memeriksa kekompakan antara komponen yang
diimplementasikan, dengan tujuan utamanya adalah untuk memastikan elemen-elemen
dari sistem baru telah berfungsi sesuai dengan yang diharapkan.
3. Konversi
Sistem
Proses
konversi merupakan proses untuk meletakkan sistem yang baru supaya siap untuk
digunakan.
a. Konversi
Langsung
Konversi
langsung dilakukan dengan mengganti sistem yang lama langsung dengan sistem
yang baru. Konversi ini biasanya dilakukan dengan memilih periode waktu
tertentu.
b. Konversi
Paralel
Konversi
parallel dilakukan dengan mengoperasikan sistem yang baru bersama dengan sistem
yang lama pada suatu periode waktu tertentu.
c. Konversi
Percontohan
Konversi
percontohan biasanya dilakukan bila beberapa sistem yang sejenis akan
diterapkan pada beberapa area yang terpisah (beberapa departemen, cabang atau
devisi). Konversi ini dapat dilakukan pada unit organisasi terlebih dahulu dan
dinilai operasinya.
d. Konversi
Bertahap
Konversi
bertahap dilakukan dengan menerapkan masing-masing modul yang berbeda secara
urut. Tiap modul dioperasikan lebih dahulu dan jika telah sukses maka akan
disusun oleh modul yang lainnya, seterusnya sampai semua modul bisa
dioperasikan.
Jadi, dalam pengusulan sistem baru ini penulis
mengusulkan konversi sistem secara parallel yaitu dengan mengoperasikan sistem
yang baru bersama-sama dengan sistem yang lama pada suatu periode waktu
tertentu. Jika dianggap sudah memungkinkan maka sistem yang lama bisa diganti
dengan sistem yang baru.
















yang bagian gambar rusak soalnya lebar kertas sama yg di blog ini beda ukurannya, jd nya ya seperti itu deh.. -_-
BalasHapusKnp gak soft copy aj.. :D
BalasHapusThanks sist... sangat membantu banget... :)
BalasHapus